Rabu, 12 Juli 2017
Selasa, 11 Juli 2017
Salam Sayang Untuk Bundaku
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Salam Cinta untuk para Bunda, I Love Mom.
Cerita ku kali ini tentang ibuku yang sangat hebat, buat temen-temen yang bisa melihat ibu tiap hari jangan lupa untuk mencium tangannya yang telah merawat kita sejak dalam kandungan..
Aku sangat beruntung memiliki ibu yang sangat hebat karena beliau memberikan aku kehidupan yang penuh dengan pendidikan.
Salam Cinta untuk para Bunda, I Love Mom.
Cerita ku kali ini tentang ibuku yang sangat hebat, buat temen-temen yang bisa melihat ibu tiap hari jangan lupa untuk mencium tangannya yang telah merawat kita sejak dalam kandungan..
Aku sangat beruntung memiliki ibu yang sangat hebat karena beliau memberikan aku kehidupan yang penuh dengan pendidikan.
Kepergian Ayah Tersayang
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Salam Sayang untuk teman-teman yang sempat membaca ini.
Cerita ku kali ini adalah sedikit tentang masa kecilku yang ditinggal Ayah pulang duluan ke Sisis Allah...
Usia ku sekarang 21 tahun, aku anak ke-6 dari 6 bersaudara. Pernikahan ayah dan ibuku terpaut 15 tahun, sewaktu ibuku melahirkanku mungkin ibuku berumur 40 tahun sedangkan ayahku mungkin udah 55 tahun.
Aku terlahir dari keluarga sederhana dan harmonis, tetapi suatu ketika ayahku berbuat kesalahan menebang karet tanaman ibu yang di rencanakan untuk penghasilan dimasa depan.
Setelah ibuku mengetahui hal tersebut, ibuku sangat marah. Tapi aku salut, beliau tak bersikap arogan kepada ayahku. Beliau hanya diam dan kemudian memutuskan untuk merantau mencari penghasilan di rantau orang dan akupun di ajak karna usiaku waktu itu masih 3 tahun dan masih minum asi ibuku. hehe
Tapi Saya gak betah karena di tidak terbiasa di rantau, akhirnya berpindah-pindah 3x dari kota ke kota. karena ibu saya bukan seorang sarjana atau orang berpendidikan, maka ibu saya hanya bisa kerja di dapur masak, nyuci mengasuh anak.
Sampai suatu hari kami mendapat surat dari Ayah di kampung, yang berisi meminta kami untuk pulang karena Ayahku sakit. Akhirnya ibuku memutuskan untuk pulang ke kampung halaman, memang betul ayahku sedang sakit kemudian ibuku memutuskan untuk tidak pergi merantau lagi.
selang beberapa bulan sakit ayahku tak kunjung sembuh akhirnya ayahku dibawa ke praktek dokter di taluk kuantan, yaitu Praktek Dokter Basrana Alhamdulillah setelah 2 bulan di sana Ayahku mendapat kesembuhan. Setelah sembuh ayahku pun di bawa pulang ke rumah, selang sembuh 2 bulan sakit ayahku kambuh karna beliau mengidap penyakit malaria tropika. Sakit beliau kambuh sebab meminum serbuk Extra Jos yang harganya Rp 1000. Pada saat itu usia ku 5 tahun, kemudian ayahku dibawa ke praktek dokter yang dulu mengobati beliau, tetapi dokter tersebut tidak ada sedang dinas keluar kota kemudian ibuku memutuskan untuk ke Rumah Sakit Daerah Teluk Kuantan. 2 hari Ayahku dirawat di Rumah Sakit pada hari ke - 2 pukul 13.00 Ayahku mengeluarkan suara batuk-batuk "uhuk uhuk" waktu itu ayahku dalam keadaan tidak sadarkan diri, kami tidak ada mengobrol apapun selama dirumah sakit. Sedangkan makan ayahku pun memakai selang, dan pipisnya pun memakai selang. Kemudian pukul 16.00 dokter memeriksa keadaan ayahku, setalah itu dokter berkata pada ibuku "Bapak Martosipon sudah tidak ada bu" spontan ibuku mendadak lemas, aku hanya berdiri diam karna tidak faham dengan semua keadaan. Tapi saya masih ingat betul kejadian itu, kemudian ibuku menghubungi saudara-saudariku (anak-anak ayah ibuku) akhirnya kami pulang ke rumah pukul 20.00 memakai ambulance dan sampe rumah pukul 23.00. Tetangga dan saudara sudah menunggu dirumah kami karena sebelumnya telah menghubungi saudara di kampung kami.
Setelah sampai dirumah saudara dan tetanggaku bersuka rela untuk membacakan ayat-ayat Allah untuk Ayah ku tersayang sampai pagi hingga waktu ayahku untuk di kebumikan. Pada waktu itu ibuku memulukku, aku hanya diam karena kurang mengerti, ibuku bilang "jangan sedih ya rod, masih ada biyung yang akan menemanimu" aku hanya diam tak mengeluarkan air mata sedih. Kata ibuku "jika kamu sayang ayahmu jangan keluarkan air mata, karena itu akan membuat perjalan beliau disana gelap" aku hanya mengangguk. Kemudian sampai lah di tempat istirahat ayahku untuk selamanya, aku pun ikut mengantarkan beliau...
Selamat jalan ayahku sayang, anakmu ingin berbakti kepadamu yah...
Sekian cerita saya, semoga yang membaca ini masih memiliki ayah tersayang...aamiin
Wassalamu"alaikum warahmatullahi Wabarakatuh....
Salam Sayang untuk teman-teman yang sempat membaca ini.
Cerita ku kali ini adalah sedikit tentang masa kecilku yang ditinggal Ayah pulang duluan ke Sisis Allah...
Usia ku sekarang 21 tahun, aku anak ke-6 dari 6 bersaudara. Pernikahan ayah dan ibuku terpaut 15 tahun, sewaktu ibuku melahirkanku mungkin ibuku berumur 40 tahun sedangkan ayahku mungkin udah 55 tahun.
Aku terlahir dari keluarga sederhana dan harmonis, tetapi suatu ketika ayahku berbuat kesalahan menebang karet tanaman ibu yang di rencanakan untuk penghasilan dimasa depan.
Setelah ibuku mengetahui hal tersebut, ibuku sangat marah. Tapi aku salut, beliau tak bersikap arogan kepada ayahku. Beliau hanya diam dan kemudian memutuskan untuk merantau mencari penghasilan di rantau orang dan akupun di ajak karna usiaku waktu itu masih 3 tahun dan masih minum asi ibuku. hehe
Tapi Saya gak betah karena di tidak terbiasa di rantau, akhirnya berpindah-pindah 3x dari kota ke kota. karena ibu saya bukan seorang sarjana atau orang berpendidikan, maka ibu saya hanya bisa kerja di dapur masak, nyuci mengasuh anak.
Sampai suatu hari kami mendapat surat dari Ayah di kampung, yang berisi meminta kami untuk pulang karena Ayahku sakit. Akhirnya ibuku memutuskan untuk pulang ke kampung halaman, memang betul ayahku sedang sakit kemudian ibuku memutuskan untuk tidak pergi merantau lagi.
selang beberapa bulan sakit ayahku tak kunjung sembuh akhirnya ayahku dibawa ke praktek dokter di taluk kuantan, yaitu Praktek Dokter Basrana Alhamdulillah setelah 2 bulan di sana Ayahku mendapat kesembuhan. Setelah sembuh ayahku pun di bawa pulang ke rumah, selang sembuh 2 bulan sakit ayahku kambuh karna beliau mengidap penyakit malaria tropika. Sakit beliau kambuh sebab meminum serbuk Extra Jos yang harganya Rp 1000. Pada saat itu usia ku 5 tahun, kemudian ayahku dibawa ke praktek dokter yang dulu mengobati beliau, tetapi dokter tersebut tidak ada sedang dinas keluar kota kemudian ibuku memutuskan untuk ke Rumah Sakit Daerah Teluk Kuantan. 2 hari Ayahku dirawat di Rumah Sakit pada hari ke - 2 pukul 13.00 Ayahku mengeluarkan suara batuk-batuk "uhuk uhuk" waktu itu ayahku dalam keadaan tidak sadarkan diri, kami tidak ada mengobrol apapun selama dirumah sakit. Sedangkan makan ayahku pun memakai selang, dan pipisnya pun memakai selang. Kemudian pukul 16.00 dokter memeriksa keadaan ayahku, setalah itu dokter berkata pada ibuku "Bapak Martosipon sudah tidak ada bu" spontan ibuku mendadak lemas, aku hanya berdiri diam karna tidak faham dengan semua keadaan. Tapi saya masih ingat betul kejadian itu, kemudian ibuku menghubungi saudara-saudariku (anak-anak ayah ibuku) akhirnya kami pulang ke rumah pukul 20.00 memakai ambulance dan sampe rumah pukul 23.00. Tetangga dan saudara sudah menunggu dirumah kami karena sebelumnya telah menghubungi saudara di kampung kami.
Setelah sampai dirumah saudara dan tetanggaku bersuka rela untuk membacakan ayat-ayat Allah untuk Ayah ku tersayang sampai pagi hingga waktu ayahku untuk di kebumikan. Pada waktu itu ibuku memulukku, aku hanya diam karena kurang mengerti, ibuku bilang "jangan sedih ya rod, masih ada biyung yang akan menemanimu" aku hanya diam tak mengeluarkan air mata sedih. Kata ibuku "jika kamu sayang ayahmu jangan keluarkan air mata, karena itu akan membuat perjalan beliau disana gelap" aku hanya mengangguk. Kemudian sampai lah di tempat istirahat ayahku untuk selamanya, aku pun ikut mengantarkan beliau...
Selamat jalan ayahku sayang, anakmu ingin berbakti kepadamu yah...
Sekian cerita saya, semoga yang membaca ini masih memiliki ayah tersayang...aamiin
Wassalamu"alaikum warahmatullahi Wabarakatuh....
Senin, 10 Juli 2017
Secangkir CapCin Tersayang
Assalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh....
Salam cinta dari saya Rodiah putri Bapak Martosipon dengan Ibu Siti Fatonah. Hari ini Saya akan menceritakan sedikit tentang kehidupan Saya.
Saya seorang anak perempuan yang terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, bisa di katakan cukup ataupun bisa dikatakan juga keluarga yang serba kekurangan.
Oleh sebab itu, jarang sekali kami dapat membeli makanan tersier, makanan pokok ada itupun kami sudah bersyukur. Tapi ayahanda ku Bapak Martosipon telah berpulang ke sisi Sang Kuasa, dan sekarang Saya hidup di rantau orang untuk menuntut ilmu di Universitas Islam Kuantan Singingi, sedangkan Ibuku tetap di kampung halaman untuk melanjutkan hidup bersama kakak perempuan saya.
Alhamdulillah....semenjak Saya lulus dari SMK kehidupan kami mulai membaik, karena untuk biaya kehidupan ku itu bukan tanggung jawab ibuku lagi.
Karena saya di rantau orang bukan hanya menuntut ilmu, tapi sambilan bekerja untuk biaya kehidupan dan biaya kuliah Saya.
Alhamdulillah...Saya merasa beruntung karena disini banyak yang sayang dengan saya dan banyak membantu saya untuk mendapatkan lembaran rupiah, misalnya memberi saya pekerjaan.
Saya bukan orang yang pilih-pilih untuk suatu pekerjaan, asalkan saya bisa mengerjakan akan saya lakukan.
Saya tinggal di rumah pemilik tempat saya bekerja, beliau adalah orang kaya yang sangat pemurah. Bila mereka beli jajanan makanan maka akan disisihkan kusus untuk saya, sebab jika tak disisihkan Saya tak berani untuk ikut memakannya.
Suatu hari beliau membeli Capcin Coklat untu anak-anaknya, tetapi waktu itu Saya sedang pergi keluar mengerjakan tugas bersama teman saya. Setelah Saya pulang dirumah tergeletak 2 porsi Capcin Coklat, karena waktu itu sudah malam saya tak ingin untuk menyantapnya. Maka Saya simpan di freezer, sampe akhirnya saya lupa dengan makanan mewah tersebut menurut saya. Dan pada hari ini Saya baru ingat, kemudian Saya buka freezer ternyata masih utuh kemudian Saya meminumnya, dalam hati bergumam "minuman enak dan mahal kayak gini sayang untuuk di buang, dulu aku gak pernah minum minuman seperti ini". Alhamdulillah...Ya Rabb Rezekimu selalu berlimpah untukku...
Demikian ceritaku, mana ceritamu? hehe Saya akhiri ya
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Salam cinta dari saya Rodiah putri Bapak Martosipon dengan Ibu Siti Fatonah. Hari ini Saya akan menceritakan sedikit tentang kehidupan Saya.
Saya seorang anak perempuan yang terlahir dari keluarga yang sangat sederhana, bisa di katakan cukup ataupun bisa dikatakan juga keluarga yang serba kekurangan.
Oleh sebab itu, jarang sekali kami dapat membeli makanan tersier, makanan pokok ada itupun kami sudah bersyukur. Tapi ayahanda ku Bapak Martosipon telah berpulang ke sisi Sang Kuasa, dan sekarang Saya hidup di rantau orang untuk menuntut ilmu di Universitas Islam Kuantan Singingi, sedangkan Ibuku tetap di kampung halaman untuk melanjutkan hidup bersama kakak perempuan saya.
Alhamdulillah....semenjak Saya lulus dari SMK kehidupan kami mulai membaik, karena untuk biaya kehidupan ku itu bukan tanggung jawab ibuku lagi.
Karena saya di rantau orang bukan hanya menuntut ilmu, tapi sambilan bekerja untuk biaya kehidupan dan biaya kuliah Saya.
Alhamdulillah...Saya merasa beruntung karena disini banyak yang sayang dengan saya dan banyak membantu saya untuk mendapatkan lembaran rupiah, misalnya memberi saya pekerjaan.
Saya bukan orang yang pilih-pilih untuk suatu pekerjaan, asalkan saya bisa mengerjakan akan saya lakukan.
Saya tinggal di rumah pemilik tempat saya bekerja, beliau adalah orang kaya yang sangat pemurah. Bila mereka beli jajanan makanan maka akan disisihkan kusus untuk saya, sebab jika tak disisihkan Saya tak berani untuk ikut memakannya.
Suatu hari beliau membeli Capcin Coklat untu anak-anaknya, tetapi waktu itu Saya sedang pergi keluar mengerjakan tugas bersama teman saya. Setelah Saya pulang dirumah tergeletak 2 porsi Capcin Coklat, karena waktu itu sudah malam saya tak ingin untuk menyantapnya. Maka Saya simpan di freezer, sampe akhirnya saya lupa dengan makanan mewah tersebut menurut saya. Dan pada hari ini Saya baru ingat, kemudian Saya buka freezer ternyata masih utuh kemudian Saya meminumnya, dalam hati bergumam "minuman enak dan mahal kayak gini sayang untuuk di buang, dulu aku gak pernah minum minuman seperti ini". Alhamdulillah...Ya Rabb Rezekimu selalu berlimpah untukku...
Demikian ceritaku, mana ceritamu? hehe Saya akhiri ya
Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh...
Minggu, 09 Juli 2017
Cerita Lucu Si Manis Kurma
Assalamu'alaikum Warohmatullaahi Wabarakatuh...
Salam hangat dari saya Rodiah binti Alm. Martosipon, hari ini saya akan membagikan cerita kepada teman-teman yang sempat membaca ini.
Saya adalah seorang anak yatim sejak saya berumur 5 tahun, dan sekarang usia saya sudah 21 tahun.. Sudah 16 tahun saya jadi anak yatim yang hanya tinggal memiliki seorang ibu.
Di desa saya, anak yatim di catat sebagai penerima santunan dari orang-orang yang hendak menyantuni anak-anak yatim.
Singkat cerita, waktu itu pas ramadhan pertengahan saya di undang untuk berbuka puasa dirumah tokoh desa aku sudah lupa namanya hehe, maklum manusia fitrahnya lupa.
Hidangannya banyak, ada tempe goreng sejenisnya dan ada satu makanan yang asing menurutku, tibalah saatnya buka puasa. karna aku penasaran maka aku ambil sebiji makanan manis yang di dalam ada bijinya. setelah aku rasa-rasa dipikiranku yaitu sebuah makanan yang terbuat dari kacang tanah di balut gula merah(gula jawa) tebal, jadi aku makanlah makanan tersebut beserta isinya, karna rasanya enak makanya aku makan banyak hehehe
Selepas buka puasa selesai kemudian saya pulang bersama tetangga saya, setelah sampai rumah aku cerita sama kakakku. aku pun tak lupa cerita tentang makanan yang asing tadi, ternyata itu adalah Si Manis kurma yang terdapat biji kurma didalamnya...hahahaahha ternyata aku udah makan biji kurma yang banyak hehe
itulah cerita pengalaman ku tentang Si Manis Kurma sampe sekarang kalo liat kurma jadi ingat momen tersebut jadi bikin ketawa-ketawa sendiri hehe
Sekian cerita saya Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Salam hangat dari saya Rodiah binti Alm. Martosipon, hari ini saya akan membagikan cerita kepada teman-teman yang sempat membaca ini.
Saya adalah seorang anak yatim sejak saya berumur 5 tahun, dan sekarang usia saya sudah 21 tahun.. Sudah 16 tahun saya jadi anak yatim yang hanya tinggal memiliki seorang ibu.
Di desa saya, anak yatim di catat sebagai penerima santunan dari orang-orang yang hendak menyantuni anak-anak yatim.
Singkat cerita, waktu itu pas ramadhan pertengahan saya di undang untuk berbuka puasa dirumah tokoh desa aku sudah lupa namanya hehe, maklum manusia fitrahnya lupa.
Hidangannya banyak, ada tempe goreng sejenisnya dan ada satu makanan yang asing menurutku, tibalah saatnya buka puasa. karna aku penasaran maka aku ambil sebiji makanan manis yang di dalam ada bijinya. setelah aku rasa-rasa dipikiranku yaitu sebuah makanan yang terbuat dari kacang tanah di balut gula merah(gula jawa) tebal, jadi aku makanlah makanan tersebut beserta isinya, karna rasanya enak makanya aku makan banyak hehehe
Selepas buka puasa selesai kemudian saya pulang bersama tetangga saya, setelah sampai rumah aku cerita sama kakakku. aku pun tak lupa cerita tentang makanan yang asing tadi, ternyata itu adalah Si Manis kurma yang terdapat biji kurma didalamnya...hahahaahha ternyata aku udah makan biji kurma yang banyak hehe
itulah cerita pengalaman ku tentang Si Manis Kurma sampe sekarang kalo liat kurma jadi ingat momen tersebut jadi bikin ketawa-ketawa sendiri hehe
Sekian cerita saya Wassalamu'alaikum Warahmatullahi Wabarakatuh
Ceritaku yang Unik Tentang Jamur
CERITA UNIK JAMUR
Assalamu'alaikum...
Hari ini tanggal 09-07-2017, pagi tadi tanteku bikin sup udang, jamur kuping, wortel, dan buncis. Rasanya sih enak, aku cuma nyobain sikit, itu pun cuma sayur ama kuahnya kecuali jamurnya. hehehe
Soalnya takut mau makan jamur, teringat kata mamakku kalau jamur tu ada racunnya. padahal ya gak semua jamur tu beracun. Dan yang dimasak tanteku pun jamur yang dibudidayakan pastinya gak beracun dong.
Seinget ku sih, aku makan jamur baru 2 kali, yang pertama aku makan jamur karna gak sengaja. Sebab, jamurnya nyelip di balik tepung, yang kedua sih aku makan jamur waktu ada bazar di kampus yaitu bakso jamur bakar, enak sih tapi lewaktu itbih enak bakso ayam bakar.
Nih aku critain ya, pertama kalinya aku makan jamur. Menurutku sih pengalaman gokil,hehe
Waktu itu aku tinggal di perumahan PT. Citra Riau Sarana 1, waktu itu aku lagi magang di PT. Citra Riau Sarana 1 PKS dalam rangka menyelesaikan laporan kenaikan kelas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Logas Tanah Darat (SMKN 2 LTD).
Singkat cerita, waktu itu pas malam2, aku lg nnton tv bareng temen sekamar, Alhamdulillah....ada tetangga ngantar rezeki hehe....
ternyata si tetangga baik nganter bakwan, wah lumayan nih kebetulan waktu itu pas habis hujan dingin2, bakwannya baru mateng lagi...
langsung aja deh ku makan ama temen ku, kata temenku "rasanya enak". Iya ku jawab "iya enak", karna rasanya enak maka ku teliti isinya apa aja, eeeeh ternyata ada makanan beracun.heheheh
aku langsung berhenti makan, soalnya aku takut keracunan. trus kata temenku gak papa ini loh jamurnya aman, gak kayak yang di kebun2 itu beracun....hehehe akhirnya aku lanjut makan bakwan jamur nya smpe habis heheheh
sekian ceritaku,,
Wassalamu'alaikum....
Assalamu'alaikum...
Hari ini tanggal 09-07-2017, pagi tadi tanteku bikin sup udang, jamur kuping, wortel, dan buncis. Rasanya sih enak, aku cuma nyobain sikit, itu pun cuma sayur ama kuahnya kecuali jamurnya. hehehe
Soalnya takut mau makan jamur, teringat kata mamakku kalau jamur tu ada racunnya. padahal ya gak semua jamur tu beracun. Dan yang dimasak tanteku pun jamur yang dibudidayakan pastinya gak beracun dong.
Seinget ku sih, aku makan jamur baru 2 kali, yang pertama aku makan jamur karna gak sengaja. Sebab, jamurnya nyelip di balik tepung, yang kedua sih aku makan jamur waktu ada bazar di kampus yaitu bakso jamur bakar, enak sih tapi lewaktu itbih enak bakso ayam bakar.
Nih aku critain ya, pertama kalinya aku makan jamur. Menurutku sih pengalaman gokil,hehe
Waktu itu aku tinggal di perumahan PT. Citra Riau Sarana 1, waktu itu aku lagi magang di PT. Citra Riau Sarana 1 PKS dalam rangka menyelesaikan laporan kenaikan kelas di Sekolah Menengah Kejuruan Negeri 2 Logas Tanah Darat (SMKN 2 LTD).
Singkat cerita, waktu itu pas malam2, aku lg nnton tv bareng temen sekamar, Alhamdulillah....ada tetangga ngantar rezeki hehe....
ternyata si tetangga baik nganter bakwan, wah lumayan nih kebetulan waktu itu pas habis hujan dingin2, bakwannya baru mateng lagi...
langsung aja deh ku makan ama temen ku, kata temenku "rasanya enak". Iya ku jawab "iya enak", karna rasanya enak maka ku teliti isinya apa aja, eeeeh ternyata ada makanan beracun.heheheh
aku langsung berhenti makan, soalnya aku takut keracunan. trus kata temenku gak papa ini loh jamurnya aman, gak kayak yang di kebun2 itu beracun....hehehe akhirnya aku lanjut makan bakwan jamur nya smpe habis heheheh
sekian ceritaku,,
Wassalamu'alaikum....
Langganan:
Postingan (Atom)

